Sabtu, 10 Oktober 2009
Petunjuk
a. Perhatikan soal secara cermat (jangan tergesa-gesa menjawab apabila belum mengetahui maksud soal)
b. Setiap jawaban harap diberi alasan yang jelas dan contoh-contoh yang diperlukan
c. Kerjakan secara mandiri dan ditulis tangan
d. Dikumpulkan paling lambat hari Rabu, 14 Oktober 2009.
Soal-soal
1. Proses erosi, transportasi, dan sedimentasi merupakan proses yang saling berkaitan:
a. Jelaskan keterkaitan proses tersebut dengan menggunakan satuan analisis DAS!
b. Proses tersebut dapat menjadi sumberdaya tetapi dapat juga menjadi sumber bencana. Jelaskan!
(Nilai 10)
2. Bencana gempa bumi tektonik sering terjadi di Indonesia yang banyak mengakibatkan kerugian. Jelaskan berdasarkan sudut pandang geografi untuk melakukan mitigasi bencana tersebut, khususnya yang dapat dilakukan terhadap siswa didik! (Nilai 5)
3. Sumberdaya air banyak ditemukan pada bentuk lahan asal vulkanis dibandingkan pada bentuk lahan asal proses solusional. Jelaskan! (Nilai 5)
Dari P. Joko:
Jawaban bisa dikirim via fax tapi tidak tahu nomor fax-nya, atau dikirim via TIKI ke alamat: Joko Heriyanto SMAN Cepogo Boyolali
Jl. Raya Cepogo Km. 08 Boyolali atau ke alamat teman-teman lain.
Atau bisa juga dititipkan ke Mbak Tika di Pascasarjana UNS, dan akan diambil P. Joko untuk diantar ke P. Setya.
Selamat mengerjakan
Jumat, 09 Oktober 2009
Rabu, 07 Oktober 2009
1. Media apa yang Saudara siapkan untuk menjelaskan peta foto kepada siswa lokasi tempat Anda mengajar?
2. Materi pembelajaran relief muka bumi untuk SMP:
a. Jelaskan konsepsi dasar relief muka bumi
b. Media:
1) Kemukakan judul peta yang digunakan sebagai media
2) Peta dasar atau base mapnya
3) Sumber data tematiknya
4) Bagaimana menyadap data tematik dari sumber tersebut
5) Design simbolnya bagaimana
3. Citra Iconos
a. Kemukakan kelebihan citra Iconos
b. Kemukakan kelebihan citra Iconos untuk pembelajaran geografi
c. Kemukakan contoh inplementasinya
c. Bagaimana akses citra Iconos (mencarinya bagaimana)
Dikerjakan dalam waktu 5 x 24 jam dan diketik
Surakarta, 7 Oktober 2009
Jumat, 18 September 2009
Rabu, 16 September 2009
Ujian Komprehensif
Jumat, 14 Agustus 2009
1. Pada setiap stop site mulai dari Kubah Sangiran, Bledug Kuwu, dan kompleks Parangtritis proses geomorfologis masih tetap berlangsung.
a. Jelaskan proses geomorfologis dan bentuk lahan yang dihasilkan pada setiap stop site!
b. Jelaskan potensi sumber daya alam dan potensi bencana pada setiap stop site!
2. Jelaskan dan berikan contoh manfaat dari praktikum lapangan kaitannya dengan media pembelajaran di sekolah!
Kerjakan dan dikumpulkan secepatnya dalam bentuk print out ke Bp. Setya Nugraha
Selasa, 04 Agustus 2009
MEDIA PENGAJARAN GEOGRAFI
MAHASISWA PASCASARJANA
PENDIDIKAN GEOGRAFI
1. Coba buka internet, masuklah ke "Google Earth" selanjutnya zoom sekolah/kantor Anda masing-masing dan berilah tanda, selanjutnya lakukan juga untuk posisi kampus (Pascasarjana) lalu ukurlah jarak antara sekolah/kantor Anda dengan kampus Pascasarjana tersebut dan simpanlah dalam bentuk "soft copy" untuk disertakan dalam meng-emailkan hasil pekerjaan ujian.
Dari penugasan tersebut coba jelaskan:
a. Berapa jarak antara sekolah/kantor dengan kampus Anda?
b. Apa yang dapat diambil dari makna pembuatan media pembelajaran ICT tersebut selain pengukuran jarak?
c. Informasi apa saja yang dapat disampaikan kepada para siswa Anda?
d. Apakah ada kelemahan? Kelemahan apa saja menurut penilaian Anda, jelaskan!
2. Kajilah KD-KD dalam kurikulum mata pelajaran yang Anda ajar saat ini, lalu jastifikasilah KD-KD mana yang sulit (tidak dapat men-download) melalui ICT dan KD-KD mana yang dapat dibuatkan media ICT melaui men-download. (Bagi yang bukan guru boleh mengambil/memilih salah satu kurikulum di SMP maupun SMA)
3. Tugas dapat dikerjakan mulai hari Senin, 3 Agustus 2009 dan dikerjakan semakin cepat semakin tinggi bobot pemberian penilaiannya, lalu dikirim ke e-mail: djk_uns@yahoo.co.id atau djokouns@gmail.com
Surakarta, 3 Agustus 2009
Pengampu Media Pembelajaran
Drs. Djoko Subandriyo, M.Pd.

Tak banyak yang dapat kita lakukan sendirian, sangat banyak yang dapat kita lakukan bersama-sama.
Alone we can do so little; together we can do so much.
Hellen Keller
Minggu, 24 Mei 2009
Geografi
Geografi adalah ilmu yang mempelajari persamaan dan perbedaan fenomena geosfer dengan sudut pandang kewilayahan dan kelingkungan dalam konteks keruangan. Objek studi geografi meliputi objek formal dan objek material.
Objek material geografi merupakan sasaran atau yang dikaji dalam studi geografi. Objek studi geografi adalah lapisan-lapisan bumi atau tepatnya fenomena geosfer. Geosfer itu luas sekali, meliputi: atmosfer, yaitu lapisan udara: cuaca dan iklim yang dikaji dalam klimatologi dan meteorologi; lithosfer, yaitu lapisan batu-batuan yang dikaji dalam geologi, geomorfologi, petrografi; hidrosfer, yaitu lapisan air meliputi perairan di darat maupun di laut yang dikaji dalam hidrologi dan oceanografi; biosfer, yaitu lapisan kehidupan: flora dan fauna yang dikaji dalam biogeografi, biologi; anthroposfer, yaitu lapisan manusia yang merupakan ‘tema sentral’ di antara lapisan-lapisan lainnya. Tema sentral artinya diutamakan dalam kajiannya. Jadi dalam mengkaji objek studi geografi tersebut diperlukan pengetahuan dari disiplin ilmu lain seperti klimatologi, geologi, hidrologi, dan sebagainya.
Objek formal geografi bersangkut-paut dengan cara pemecahan masalah. Jadi objek formal adalah metode atau pendekatan yang digunakan dalam mengkaji suatu masalah. Metode atau pendekatan objek formal geografi meliputi beberapa aspek, yakni aspek keruangan (spatial), kelingkungan (ekologi), kewilayahan (regional) serta aspek waktu (temporal).
Aspek keruangan; geografi mempelajari suatu wilayah antara lain dari segi “nilai” suatu tempat dari berbagai kepentingan. Dari hal ini kita lalu mempelajari tentang letak, jarak, keterjangkauan, dan sebagainya. Aspek kelingkungan; geografi mempelajari suatu tempat dalam kaitan dengan keadaan suatu tempat dan komponen-komponen di dalamnya dalam satu kesatuan wilayah. Komponen-komponen itu terdiri dari komponen tak hidup seperti tanah, air, iklim dan sebagainya, dan komponen hidup seperti hewan, tumbuhan dan manusia. Aspek kewilayahan; geografi mempelajari kesamaan dan perbedaan wilayah serta wilayah dengan ciri-ciri khas. Dari hal ini lalu muncul pewilayahan atau regionalisasi misalnya kawasan gurun, yaitu daerah-daerah yang mempunyai ciri-ciri serupa sebagai gurun. Aspek waktu; geografi mempelajari perkembangan wilayah berdasarkan periode-periode waktu atau perkembangan dan perubahan dari waktu ke waktu. Misalnya perkembangan kota dari tahun ke tahun, kemunduran garis pantai dari waktu ke waktu dan sebagainya.

